Desa Pasir Maju (09/06/2026) – Sebagai bentuk implementasi hasil penelitian dosen dalam pengabdian kepada masyarakat, telah dilaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan edukasi bagi wanita menopause pada Posyandu Lansia Desa Pasir Maju. Kegiatan ini merupakan luaran dari penelitian yang dilakukan oleh Ketua Program Studi Kebidanan, Rahmi Fitria, M.Biomed, yang berfokus pada upaya peningkatan kualitas hidup wanita menopause melalui deteksi dini masalah kesehatan dan edukasi kesehatan yang berkelanjutan.
Kegiatan ini diikuti oleh para wanita lanjut usia yang telah memasuki masa menopause. Pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran tekanan darah, berat badan, indeks massa tubuh, pemeriksaan kadar gula darah, serta konsultasi kesehatan terkait keluhan yang sering dialami selama masa menopause. Selain itu, peserta juga mendapatkan penyuluhan mengenai perubahan fisik dan psikologis yang terjadi selama menopause serta strategi penanganan gejala yang dapat dilakukan secara mandiri.
Menopause merupakan fase alami dalam kehidupan wanita yang ditandai dengan berhentinya menstruasi secara permanen akibat penurunan fungsi hormon reproduksi. Pada masa ini, wanita dapat mengalami berbagai gejala seperti hot flushes, gangguan tidur, perubahan suasana hati, nyeri sendi, peningkatan berat badan, hingga penurunan kualitas hidup apabila tidak dikelola dengan baik. Edukasi dan pemeriksaan kesehatan secara berkala terbukti membantu meningkatkan pemahaman dan kesiapan wanita dalam menghadapi masa menopause sehingga kualitas hidup tetap terjaga.
Menurut Bdn. Rahmi Fitria, M.Biomed, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil penelitian yang menunjukkan pentingnya pendampingan kesehatan bagi wanita menopause. Melalui Posyandu Lansia, para peserta diberikan informasi yang tepat mengenai pola hidup sehat, aktivitas fisik yang sesuai, pengaturan nutrisi, serta cara mengatasi berbagai keluhan yang muncul selama masa menopause.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran wanita menopause untuk lebih peduli terhadap kesehatannya. Menopause bukanlah akhir dari produktivitas, melainkan fase kehidupan yang harus dipersiapkan dengan baik agar para wanita tetap sehat, mandiri, dan memiliki kualitas hidup yang optimal di usia lanjut,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat sambutan positif dari para peserta. Mereka tidak hanya memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga kesempatan untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai perubahan yang dialami selama masa menopause.
Pelaksanaan kegiatan pemeriksaan kesehatan wanita menopause di Posyandu Lansia Desa Pasir Maju juga melibatkan mahasiswa Program Studi DIII kebidanan, s1 dan profesi bidan sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik dan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa berperan aktif dalam membantu proses registrasi peserta, melakukan pengukuran tanda-tanda vital, antropometri, pendokumentasian hasil pemeriksaan, serta memberikan edukasi kesehatan di bawah supervisi dosen. Keterlibatan mahasiswa tidak hanya memberikan pengalaman belajar langsung dalam pelayanan kesehatan komunitas, tetapi juga meningkatkan kemampuan komunikasi, keterampilan klinis, dan pemahaman mereka mengenai asuhan kebidanan pada wanita menopause. Melalui kegiatan ini, terjadi sinergi antara dosen, mahasiswa, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan wanita menopause serta mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, dan berkualit. (09/06/2026)
Melalui kegiatan ini diharapkan para wanita menopause di Desa Pasir Maju mampu mengenali gejala yang muncul, melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap risiko penyakit degeneratif, serta menerapkan gaya hidup sehat sehingga dapat menjalani masa lanjut usia dengan sehat, aktif, dan bahagia. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen Program Studi Kebidanan dalam mengintegrasikan hasil penelitian ke dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
